Hai sahabat FKIP UMSU (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) yang selalu mimin banggakan, UMSU kampus terbaik di Medan, kampus unggul dan juga terakreditasi A tentunya!! Kalian pasti sudah tau dong sekarang apa itu gamification? Karena sudah mimin bahas di artikel mimin yang sebelumnya. Kalian sudah bisa tau dong gambaran tentang gamification.
Tetapi tidak hanya sampai disitu saja, karena setiap hal tentunya memiliki suatu kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Disini mimin akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari penggunaan metode pembelajaran gamification. Apakah itu? Yuk mari kita simak bersama.
Kelebihan dari gamification :
- Membantu dalam perkembangan anak
Metode ini dapat membantu perkembangan seorang anak dikarenakan anak dilatih untuk bersifat kreatif dan inovatif. Dan juga anak-anak dilatih dalam memecahkan suatu permasalahan yang ada, dan tentunya hal ini dapat memotivasi anak-anak dalam menumbuhkan berbagai minat yang mereka miliki.
- Membantu dalam proses pembelajaran matematika
Metode ini juga dapat memudahkan seorang peserta didik dalam memahami pembelajaran dengan baik, seperti pembelajaran matematika yang banyak dari seorang peserta didik mengatakan sulit, membuat mereka perlahan dapat menyelesaikan melalui tingkatan dari yang termudah hingga yang tersulit. Dan penyampaian pembelajaran yang mudah dimengerti sehingga menarik minat peserta didik dalam proses pembelajaran.
- Meningkatkan sebuah kapabilitas bahasa peserta didik
Dengan menggunakan metode gamification dengan menggunakan metode sebuah musikalisasi dan juga gerakan dipercaya mampu dalam meningkatkan sebuah kapabilitas bagi bahasa seorang peserta didik.
Kekurangan dari gamification :
- Merusak psikologis peserta didik
Penjelasan yang kurang diberikan terhadap peserta didik dapat membuat peserta didik menganggap bahwa proses pembelajaran ini hanya sebagai sebuah batu loncatan agar mereka dapat melewati rintangan dan mendapatkan sebuah reward, sehingga mereka tidak memikirkan proses pembelajaran yang sukses.
- Reward ekstrinsik
Hal ini dapat membuat para peseta didik terbantu dengan membuat kelas yang diadakan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Tetapi seorang pendidik juga harus tetap termotivasi secara intrinsik, karena pembelajaran yang berdasarkan dari dalam diri sendiri atau suatu keinginan diri sendiri jauh lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang hanya memperoleh sebuah reward.
- Pembelajaran yang sesuai dengan aturan
Seperti yang kita ketahui dalam dunia game memiliki berbagai aturan yang ada. Sehingga peserta didik pada akhirnya akan terbiasa dengan aturan yang ada.








