Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
No Result
View All Result
  • id
    • en
    • id
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
      • Sejarah
      • Visi Misi FKIP UMSU
      • Pimpinan
      • Fasilitas
    • Civitas
      • Dosen
      • Mahasiswa
  • Penelitian
    • Penelitian Unggulan
    • Data Penelitian
    • Jurnal
  • Berita
  • Konferensi
  • Galeri
  • Kontak
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
      • Sejarah
      • Visi Misi FKIP UMSU
      • Pimpinan
      • Fasilitas
    • Civitas
      • Dosen
      • Mahasiswa
  • Penelitian
    • Penelitian Unggulan
    • Data Penelitian
    • Jurnal
  • Berita
  • Konferensi
  • Galeri
  • Kontak
No Result
View All Result
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

HUT RI ke-78, Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia

Admin Website by Admin Website
August 12, 2023
in Opini
0
Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia

HUT RI ke-78, Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia dimulai pada awal Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, setelah sebelumnya berada di bawah penjajahan Belanda dan Jepang. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan langsung oleh Soekarno dengan didampingi Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta Pusat. Tercapainya kemerdekaan Indonesia tentu menoreh peristiwa bersejarah yang cukup panjang. Saat ini, setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat tanah air selalu memperingati hari proklamasi.

Tanggal tersebut merupakan titik balik dari sejarah kemerdekaan Indonesia yang cukup panjang, dimana sebelumnya penduduk tanah air sempat dijajah selama bertahun tahun. Sebelum proklamasi terjadi, terdapat banyak peristiwa penting yang melatarbelakanginya. Pada Bulan Agustus ini, Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-78. Artinya, sudah 78 tahun Indonesia merdeka.

Kemerdekaan Indonesia sendiri tak datang tiba-tiba. Kemerdekaan didapat dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan melawan penjajah. Makna dan arti kemerdekaan tentu sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Berbagai peristiwa penting melatarbelakangi kemerdekaan Indonesia. Dimulai dari Peristiwa Rengasdengklok hingga pembacaan teks proklamasi.

Jepang kalah dari Sekutu

Sebelum Indonesia berhasil meraih kemerdekaan, ada perisitwa penting terlebih dulu, yaitu kalahnya Jepang dari Sekutu. Pada 6 Agustus 1945, Kota Hiroshima, Jepang, luluh lantak akibat bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat. Tiga hari berselang, tepatnya pada 9 Agustus 1945, Amerika Serikat kembali menjatuhkan serangan bom atom di Kota Nagasaki, Jepang. Hanya dalam waktu singkat, kedua bom atom ini berhasil menewaskan ratusan ribu orang di Hirosima dan Nagasaki. Akibatnya, Jepang yang sudah kalah telak terpaksa menyerah kepada Sekutu, yang sekaligus menjadi penanda berakhirnya Perang Dunia II. Jepang pun berusaha agar berita kekalahan mereka tidak terdengar oleh rakyat Indonesia. Akan tetapi, pada akhirnya, para golongan muda mengetahui berita kekalahan Jepang. Mereka segera mendesak Soekarno dan Hatta agar memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Pro Kontra Proklamasi pada Peristiwa Rengasdengklok

Sejarah kemerdekaan Indonesia juga mengalami pro kontra menjelang pembacaan proklamasi tersebut. Pro kontra ini terjadi antara golongan muda dan golongan tua.  Dimana golongan tua merupakan para anggota PPKI seperti Soekarno dan Hatta. Sementara golongan muda diwakili para anggota PETA dan para mahasiswa. Pro kontra ini terjadi karena golongan muda menganggap bahwa golongan tua terlalu konservatif, sebab mereka menghendaki pembacaan proklamasi harus melalui PPKI dan sesuai dengan prosedur yang telah dijanjikan oleh Jepang yakni pada tanggal 24 Agustus 1945. Di sisi lain golongan muda menolak jika proklamasi harus dilaksanakan melalui PPKI.

Pasalnya golongan muda menganggap bahwa PPKI merupakan bentukan Jepang, dan mereka menginginkan kemerdekaan dengan kekuatan sendiri.  Sutan Syahrir yang termasuk dalam golongan muda merupakan tokoh pertama yang mendesak Soekarno-Hatta untuk segera melakukan proklamasi. Selanjutnya rapat resmi dilangsungkan di Pegangsaan Timur Jakarta pada 15 Agustus 1945. Yang dihadiri oleh Djohar Nur, Subianto, Armansyah, Chairul Saleh, Kusnandar, Wikana, Margono, dan Subadio.

Hasil rapat yang dipimpin oleh Chairul Saleh tersebut memutuskan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak harus menggantungkan pada pihak lain, dan merupakan hak rakyat. Meski keputusan rapat yang menjadi bagian sejarah kemerdekaan Indonesia itu telah disampaikan kepada Soekarno-Hatta, mereka tetap bersikeras dengan pendiriannya yaitu proklamasi harus dilangsungkan melalui PPKI.

Sehingga pada akhirnya golongan muda membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok, salah satu daerah di Kabupaten Karawang. Pilihan membawa Soekarno-Hatta ke luar Jakarta adalah untuk menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang. Pengamanan Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok dibantu dengan perlengkapan tentara PETA.  Rengasdengklok sendiri dipilih karena letaknya strategis dan terpencil, sehingga tentara PETA bisa mengawasi setiap langkah tentara Jepang.

Perumusan teks proklamasi kemerdekaan

Dengan adanya peristiwa Rengasdengklok, akhirnya Soekarno dan Hatta tergerak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Rapat perumusan teks proklamasi pun digelar di rumah Laksamana Tadashi Maeda pada tanggal yang sama, dihadiri oleh beberapa anggota golongan muda. Di sana, rumusan teks proklamasi ditulis oleh Soekarno dan diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan.

Pembacaan teks proklamasi

Usai teks proklamasi selesai ditulis, terjadilah hari paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945. Pembacaan tersebut dihadiri oleh para tokoh pergerakan kemerdekaan dan seluruh rakyat Indonesia yang ingin menyaksikan buah hasil dari perjuangan para pahlawan dan tokoh penting yang membawa mereka ke kemerdekaan. Upacara pembacaan teks proklamasi tersebut berjalan dengan lancar bertempat di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Beberapa acara telah disusun dalam hari kemerdekaan Indonesia, seperti pengibaran bendera Merah Putih, dan sambutan oleh walikota pada saat itu, yaitu Suwiryo dan Muwardi.

Penyebaran berita proklamasi

Segera begitu Soekarno membacakan teks proklamasi, kabar kemerdekaan Indonesia langsung tersebar hingga ke seluruh pelosok negeri. Pada masa itu, berita proklamasi disebarkan melalui beragam cara, mulai dari siaran radio, telegram, surat kabar, pamflet, hingga dari mulut ke mulut. Adapun tokoh-tokoh yang menyebarkan berita proklamasi adalah sebagai berikut:

  • Sukarni
  • Supardjo
  • BM Diah
  • Syahruddin
  • Ki Hajar Dewantara

Selain itu, mereka juga menyebarluaskan berita kemerdekaan lewat surat kabar Suara Asia dan juga melalui mulut ke mulut. Sekian informasi tentang Sejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua untuk dapat mengetahui awal mula perjuangan kemerdekaan indonesia.

Tags: 17 Agustus 1945HUT RI ke-78Sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia Secara Singkatsejarah kemerdekaan RISejarah Singkat Kemerdekaan Indonesia
ShareTweet
Admin Website

Admin Website

Related Posts

Apa Itu Ice Breaking? Manfaat dan Cara Melakukannya
Opini

Apa Itu Ice Breaking? Manfaat dan Cara Melakukannya

November 27, 2024
Opini

ARTI GURU BAGI KEMAJUAN BANGSA

November 25, 2024
Sejarah Hari Guru dan Bagaimana Cara Memaknainya dengan Benar
Opini

Sejarah Hari Guru dan Bagaimana Cara Memaknainya dengan Benar

November 23, 2024
Apa Itu Mikroteaching? Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya
Opini

Apa Itu Mikroteaching? Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya

November 21, 2024
Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis Puisi
Opini

Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis Puisi

September 23, 2023
Prospek Kerja lulusan PGSD yang Menjanjikan
Opini

Prospek Kerja lulusan PGSD yang Menjanjikan

September 15, 2023
Load More
Next Post
media pembelajaran

Media Pembelajaran dan Jenis-Jenisnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular News

  • Jenis-Jenis Majas dan Contohnya

    Jenis-Jenis Majas dan Contohnya Secara Lengkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengertian Filsafat Pancasila dan Penerapannya Dalam Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Contohnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Media Pembelajaran dan Jenis-Jenisnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

By Categories

  • Berita
  • Info Tugas Akhir
  • Info Ujian
  • Internasional
  • Jadwal Kuliah
  • Jadwal ujian
  • Kegiatan Dosen
  • Opini
  • Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  • Penelitian Dosen
  • Tak Berkategori
  • Uncategorized
  • Video
kampus-terbaik-di-medan-sumut

Kampus Utama

Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
Sumatera Utara, Indonesia
Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
Fax : 061- 6625474

Kampus Kedokteran

Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
Sumatera Utara, Indonesia

Kampus Pascasarjana

Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
Telp : 061-88811104

© 2020 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
      • Sejarah
      • Visi Misi FKIP UMSU
      • Pimpinan
      • Fasilitas
    • Civitas
      • Dosen
      • Mahasiswa
  • Penelitian
    • Penelitian Unggulan
    • Data Penelitian
    • Jurnal
  • Berita
  • Konferensi
  • Galeri
  • Kontak

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.