img-20180127-wa0031Program Magang I Fakul­tas Keguruan dan Ilmu Pen­didikan (FKIP) Universitas Mu­ham­ma­diyah Sumatera Utara (UMSU) se­lama 14 hari telah se­lesai dan berlangsung sukses. Dari 40 sekolah mitra, salah satunya tem­pat magang SMK Negeri 1 Percut Seituan.

“Hari ini Program Magang I FKIP UMSU telah selesai. Maha­sis­wa selama 14 hari mengamati tata tertib sekolah, mulai dari ke­hadiran siswa tepat waktu, ke­ra­pian pakaian seragam dan po­to­ngan rambut. Mahasiswa juga me­la­kukan observasi bagaimana ko­munikasi, interaksi, keakraban dan keceriaan antarwarga di lingku­ngan sekolah dalam kehi­dup­an sosial. Semua yang diamati men­ja­di pembe­la­jaran yang berharga untuk program Ma­gang selanjut­nya,” kata dosen pembim­bing, M.Arifin, MPd saat serah terima pen­jemputan maha­siswa di SMK Negeri 1 Percut Sei­tuan, Jalan Ko­lam Medan, Selasa (6/2).

Dia mengatakan, melalui program Magang I mahasiswa jadi me­mahami bagaimana aktivitas se­kolah melalui pengamatan pro­ses belajar siswa, proses pem­be­lajaran, pengamatan untuk mem­per­­kuat pengetahuan peserta didik, pengamatan membangun kom­pe­tensi guru.

Kepsek SMK Negeri 1 Percut Sei­tuan diwakili Wakil Kepala Se­kolah Bidang Kurikulum, Her­lam­­bang mengatakan, seba­gai se­kolah mi­tra tentunya SMK Negeri 1 Per­cut Sei Tuan sangat berbesar hati tetap menjadi sekolah mitra dan masih tetap menjalin kerja sama yang baik serta masih dipercaya UMSU untuk mem­bim­bing maha­siswa untuk ma­gang dan kegiatan lain. “Apa yang kami berikan di­ha­rapkan bisa membantu pro­gram FKIP UM­SU,” katanya.

Dalam pelaksanaan Magang I, lan­­jut­nya yang bertujuan untuk mem­bangun kultur sekolah dan se­bagai seorang guru dipesankan un­tuk memahami empat kom­pe­tensi guru yakni kompetensi pe­da­go­gik. Diartikan kompetensi yang ha­rus memahami karak­te­ristik pe­serta didik. “Kita sebagai guru bersentuh­an langsung dengan pe­­serta didik. Satu kelas terdiri dari peserta didik yang memiliki latar belakang  yang berbeda-beda dan budaya yang didikdik di rumah berbeda-beda. Ini harus dipaha­mi,” katanya.

Sebagai seorang guru harus memiliki kompetensi kepribadian maka guru harus menjadi contoh dan suri teladan. “Kompetensi sosial. Kita berharap melalui kompetensi sosial ini komunikasi kita dengan yang mudah atau tua bisa dipahami sehingga memu­dah­kan untuk pelaksanaan peker­jaan,” ka­tanya.

Kompetensi lain terkait disi­plin ilmu yakni kompetensi profess­ional. “Kalau guru m­a­tematika harus memahami kom­petensinya. Em­­pat kompetensi ini harus di­mi­liki, kalau memang berniat dan ber­­tekad jadi seorang guru,” ka­tanya.

Acara perpisahaan Magang I ini dihadiri PKS III Bidang Ke­siswaan, Sukirman, Bidang Ke­ta­na­gaan, Hj. Efi Ramadhani, SSi.

Ketua Magang I, Gifiyan Dwi Ananda mengucapkan terima­kasih dan selama 14 hari di SMK N 1 Per­cut Seituan banyak belajar ter­kait manajemen pendidikan.

img-20180127-wa0034

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *