azb_9868Sebanyak 608 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengikuti Program Magang I ke 40 sekolah di wilayah Medan, Deliserdang, Binjai dan Langkat.

Acara pemberangkatan peserta dilakukan Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP didampingi Dekan FKIP UMSU, Dr Elfrianto, MPd dan jajarannya, di halaman kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Senin (22/1). baru-baru ini.

Adapun 608 mahasiswa yang ikut Program Magang I terdiri dari Program Studi Pen­didikan Matematika (120 mahasiswa), Pro­gram Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (156), Program Studi Pendidi­kan Bahasa Inggris (163), Program Stu­di Pendidikan PPKn (21), Program Stu­di Pendidikan Akuntansi (62), dan Pro­gram Studi Bimbingan Konseling (86). Selain itu, UMSU menerima tiga mahasiswa asal Filipina dan Thailand dalam Program SEA – Teacher yakni Program pertukaran mahasiswa keguruan se Asia Tenggara yang juga diikuti mahasiswa FKIP UMSU. Kehadiran tiga mahasiswa asal Thailand dan Filipina tersebut langsung disambut Rektor UMSU.

Mahasiswa Program SEA Teacher yakni, 2 mahasiswa asal Phranakhon Rajabhat University,Bangkok Thailand atas nama Siriwan Sangsuan dan Niramai Ekkanai dan 1 mahasiswa dari Saint Louis University Philipina yaitu Xanthea Yori L. Sagsago. Ketiga mahasiswa tersebut akan di tempatkan mengajar di sekolah menengah atas di Sumatera Utara bersama dengan mahasiswa magang FKIP UMSU.

Rektor berharap, mahasiswa yang mengikuti Magang I benar-benar mengikuti aturan yang ditetapkan kampus dan sekolah serta disiplin diri sebagai kunci utama kesuksesan Magang I ini.

Sebelumnya Rektor mengungkapkan, keikutsertaan UMSU dalam program pertukaran mahasiswa keguruan se Asia Tenggara merupakan bagian dari komitmen universitas untuk lebih memperluas jaringan dan mitra luar negeri guna peningkatan kualitas pendidikan. UMSU telah bertekad untuk mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi berkelas internasional 2033.

Menurutnya, globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi melahirkan persaingan terbuka yang sangat ketat. Artinya UMSU dalam hal ini melakukan langkah-langkah guna menjawab tantangan yang sangat berat ke depannya seiring hadirnya pasar bebas ASEAN yang imbasnya bisa jadi juga ke bidang pendidikan.

Tak cuma ikut terlibat dalam program SEA Teacher, UMSU juga mengirimkan mahasiswa mengikuti program KKN internasional di Krabi Thailand. UMSU juga mengirimkan 12 mahasiswa Fakultas Pertanian mengikuti program magang di perusahaan Jepang.

Dia juga berharap mahasiswa yang ikut program SEA Teacher bisa menimba pengalaman dan pengetahuan. “Mudah-mudahan mahasiswa asal Thailand dan Filipina bisa lebih banyak mengenal daerah Sumatera Utara dan berbagi pengalaman dengan sesama mahasiswa UMSU,” katanya didam­pingi Sekretaris Universitas Gunawan M.Th, Dekan FKIP UMSU, Dr Elfrianto, MPd, para wakil dekan dan dosen pembim­bing.

“Pertukaran mahasiswa ini akan mencakup bidang bahasa Inggris dan sains (fisika,biologi, kimia, dan matematika). Namun, kesempatan juga terbuka untuk disiplin ilmu pendidikan dan sosial,” durasi pelaksanaan program ini adalah selama satu bulan dan berdasarkan mekanisme cost sharing basis artinya biaya selama tinggal di negara tujuan adalah hasil mekanisme universitas penyelenggara dan peserta.

Pada beberapa hari sebelumnya, Rektor UMSU Dr. Agussani M.AP didampingi wakil rektor I Dr. Muhammad Arifin, M.Hum. dan Wakil Rektor II Akrim, S.Pd.I. M.Pd melepas sebanyak 4 orang Mahasiswa UMSU untuk mengikuti program pertukaran Mahasiswa Keguruan Se-Asia Tenggara di Bangkok, Thailand.

Ke 4 Mahasiswa tersebut berasal dari prodi Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Matematika FKIP UMSU. Mereka berada di Thailand selama kurang lebih 1 bulan.

SEA-Teacher Project atau juga biasa disebut dengan Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia, merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari Universitas yang ada di Asia Tenggara untuk memiliki pengalaman praktikum mengajar di sekolah-sekolah di negara-negara lain di Asia Tenggara.

Program SEA-Teacher Project ini diinisiasi oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 yang melibatkan negara di Asia Tenggara untuk mempromosikan kerja sama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di negara-negara anggota.

Terdapat sebelas negara anggota SEAMEO yang bekerja sama dalam program ini. Salah satu tujuan besarnya yakni bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara dan merevitalisasi pendidikan guru dan terus membangun dan memperkuat kapasitas guru di wilayah negara asal.

Tujuan dari program ini adalah untuk mengaktifkan mahasiswa calon guru untuk terampil dalam belajar dan membelajarkan. Selanjutnya, peserta juga diarahkan untuk terlatih dalam kemampuan berbahasa Inggris

Dekan FKIP UMSU, Dr Elfrianto mengatakan peserta Magang I berada di sekolah selama 12 hari. Adapun kegiatan melakukan observasi terkait kultur sekolah. Kepada dosen pembimbing diharapkan untuk melakukan bimbingan selama pelaksanaan Magang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *