img_0803Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan bantuan Sudut Baca di sejumlah sekolah di Deli Serdang seperti di Sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 1 Beringin di Desa Kualanamu-Kecamatan Beringin-Deli Serdang dan SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Bantuan sudut baca dirangkaikan dalam observasi mata kuliah “Manajemen Pendidikan”.

Bantuan di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan diserahkan langsung Dekan FKIP UMSU, Dr Elfrianto, MPd, sedangkan di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan diserahkan perwakilan Kelas II C Prodi Bahasa Inggris FKIP UMSU kepada Kepala Perpustakaan, Aminah disaksikan Kepala SMK Negeri 1 Beringin, Ilyas, MPd, Wakasek Bidang Kurikulum Suharto, Wakasek Bidang Kesiswaan, Supriaten dan dosen pengampuh mata kuliah, Muhammad Arifin, Mpd.

Dekan FKIP UMSU menyambut yang dilakukan mahasiswa. Apalagi, penyerahan sudut baca dirangkaian dengan observasi sebagai bentuk praktek. Selain teori tentunya melihat praktik yang apik Manajemen Pendidikan perlu dilakukan sehingga pemahaman mahasiswa semakin bertambah. 

Sementara Relator II C Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Adriawan Maulana Tama mengata­kan, penye­rahan bantuan sudut baca dan buku-buku untuk guru dirangkaian dengan observasi mata kuliah Manajemen Pendi­dikan. “Kita mendukung program sekolah yang meningkatkan minat baca siswa. Makanya, kunjungan observasi mata kuliah Manajemen Pendidikan dirangkaian dengan penyerahan bantuan sudut baca dimana mahasiswa menyumbangkan buku, sedang­kan lemari sudut baca sumbangan Dekan FKIP UMSU dan dosen mata kuliah Manajemen Pendidikan,” katanya.

Dia mengaku, belajar manajemen pendi­dikan tidak cukup hanya di kelas dan mem­bahas teori saja. Tetapi, juga harus praktek di lapangan dengan melakukan observasi. Dari hasil observasi mahasiswa memahami pe­ngelolaan manajemen dari sumber langsung yakni kepala sekolah yang terlibat dalam pengelolaan sekolah.

“Saya sangat senang, dbantuan-sudut-bacaari kunjungan ini saya bisa melihat pengelolaan sekolah secara langsung, bagaimana kepemimpinan dan strategis untuk menyelesaikan segala per­masalahan tentang pengelolaan mana­jemen pendidikan,” katanya.

Saat observasi, katanya mahasiswa diberi penjelasan tentang kepemimpinan dan yang membanggakan kita juga bisa bertanya langsung. “Teman-teman saya banyak bertanya kepada kepala sekolah dan para wakilnya. Jadi, observasi ini kami menda­patkan wawasan yang sangat luas, khususnya tentang kepe­mimpinan pendidikan. Apalagi dari orang-orang yang memang terlibat,” katanya.

Sejumlah mahasiswa saat dialog menanyakan kepada sekolah terkait motivasi menjadi kepala sekolah, strategi menangani guru yang malas mengajar, mewujudkan sekolah adiwiyata dan pening­katan minat baca kepada siswa.

Senang

Kepsek SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Kasni,MPd mengaku senang bermitra dengan FKIP UMSU. Selain menerima mahasiswa observasi, bantuan sudut baca semakin menambah fasilitas sekolah dan siswa yang istrirahat bisa membaca buku-buku yang diberikan.

Di tempat terpisah, Kepsek SMK Negeri 1 Beringin, Ilyas me­ngaku senang dengan kunjungan maha­siswa FKIP UMSU untuk melakukan obser­vasi. Kunjungan ini, katanya merupakan yang ketiga untuk observasi terkait manajemen pendidikan.

Ilyas berpesan, agar para calon guru benar-benar menggeluti profesi guru karena guru merupakan panutan makanya dalam sikap selalu harus bisa dicontoh siswa yang nanti akan diajarkannya.

Dalam menuntut ilmu, lanjutnya maha­siswa harus lebih mengutama proses daripada hasil. Seperti dalam mendapatkan nilai yang terpenting mahasiswa harus bersungguh dan belajar keras dan mengerjakan tugas-tugas yang baik “Belajar saja dengan baik dan nilai itu akan datang sendiri.Ketika belajar perhatikan penjelasan dosen, jika perlu berebut untuk duduk di depan,”katanya.

Terkait dengan kepercayaan untuk memimpin kepala sekolah, Ilyas mengaku segala amanah yang diberikan harus dilaksanakan tetapi intinya jabatan itu tidak boleh dicari-cari. “Saya sangat bersyukur dua tahun diberi amanah menjalankan dengan baikdan dua tahun sekolah ini sudah meraih sejumlah prestasi. Salah satunya, Sekolah Adiwiyata Nasional 2015,” katanya.

Dia mengaku senang, kerjasama dengan FKIP UMSU yang sudah berlangsung selama tiga tahun tetap berlanjut dan mengucapkan terimakasih atas partisipasi mahasiswa menyumbangkan sudut baca. “Sudut baca ini diletakkan di joglo sekolah. Nantinya saat istrirahat anak-anak bisa memanfaatkan buku-buku dengan baik,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *